Dinda - Saifullah | My Everything

Dinda

Banyak suami yang setelah beberapa tahun menikah, mulai merasa bosan dengan istrinya, dan melirik wanita lain. Lo tau kenapa?

Menurut gue, salah satu penyebabnya adalah karena si suami sudah mulai malas memandangi wajah istrinya.

Dulu, waktu pertama kali gue kenalan sama Dinda di Kampus, dan kemudian akhirnya jatuh cinta, itu karena berawal dari pandangan gaes. Gak tahu deh kalo dulu kenalannya di konser dangdut, mungkin jatuh cintanya karena berawal dari senggolan.

Semakin gue memandangi Dinda, dia terlihat semakin cantik. Semakin ngeres deh pikiran gue, jadi ingin...menikahi.

Setelah menikahinya, gue jadi semakin sering memandanginya, dari bangun tidur sampe mau tidur. Ngga kerja kerja gue. Semakin dipandangi, semakin cantik, semakin ngeres deh pikiran gue, jadi ingin...menghamili.

Dan setelah Dinda hamil, melahirkan, dan punya anak, gue tetap memandanginya. Gue perhatikan, jadi ada yang beda dengan wajahnya. 

Di wajahnya, mulai ada kerutan dan lipatan di sana dan di sini. Begitupun dengan badannya, mulai melebar dan meleber kesana dan kemari. Kasihan. 

Karena merasa kasihan melihat Dinda yang sudah gak simetris lagi, maka gue mengajak Dinda main ke luar, supaya gembira hatinya. 

Gue mengajak Dinda ke butik, membeli baju yang dia suka. Gue mengajak Dinda ke salon, biarpun lama nungguinnya. Dan gue mengajak Dinda ke restoran, asal jangan seafood menunya. Soalnya mahal gaes.

...

Sepengalaman gue berumah tangga, sebenernya mengajak istri main ke luar supaya dia gembira tuh gak perlu mahal, dan gak perlu sering juga. Misalnya, ke Mall sehari 5 kali, gak perlu.

Yang namanya istri, cuma gue ajak motor motoran ke pengkolan komplek buat beli gorengan saja, sudah girang banget dia. Sampe teriak..."Horreee!", diliatin tetangga.

Atau kalo misalnya gue tetap nekat mengajak istri main ke tempat tempat elit nih, seperti ke Mall misalnya, di ajak setahun sekali pas beli baju lebaran saja, langsung berlinang air mata dia, sujud syukur di Mall.

Senang banget katanya, bisa naik eskalator.
.
.
Sehabis mengajak Dinda main, di rumah, gue kembali memandangi wajahnya. Kerutannya, masih ada. Lipatannya, semakin banyak. 

Tapi, Dinda keliatan happy gaes...senyuuum terus. 

Dan pada saat itu, Dinda jadi kelihatan jaaauh lebih cantik ketimbang waktu pertama kali kami bertemu. 

Dan kalo sudah begitu gaes, jadi ingin...menghamili lagi. 

Sekian, gue Brad Pitt.

...

"Setiap hari, selalu seperti saat pertama kali aku melihatmu. Terpesona, berdebar, qurious. I Love You, Dinda."

Penulis:

Kolom Komentar

Centang "Beri tahu saya" supaya ada pemberitahuan melalui email saat kami membalas komentar kamu.

 
Template By Saifullah