7 Alasan Jangan Jadi Seorang Blogger atau Kamu Akan Menyesal...!!! - Saifullah | My Everything

7 Alasan Jangan Jadi Seorang Blogger atau Kamu Akan Menyesal...!!!

Di mesin pencarian Google, banyak sekali yang mengajarkan cara menjadi seorang blogger. Mulai dari cara membuat blog, cara membuat tampilan blog lebih menarik, cara meningkatkan trafik blog, cara membuat blog yang SEO dan bisa mencapai OnePage, sampai cara menghasilkan uang dari blog.

Nah, ngomong-ngomong soal uang tentu banyak yang mendambakan menjadi seorang blogger yang berpenghasilan. Karena banyak contoh di luar sana yang membuktikan, hanya dengan menjadi seorang blogger, kamu bisa mendapatkan gaji mulai dari yang receh sampai ratusan juta. Contoh blogger paling dekat yang berasal dari Indonesia adalah Mas Eka Lesmana. Beliau adalah seorang anak muda lulusan SMP, pernah bekerja sebagai angon bebek. Namun setelah menjadi seorang blogger, beliau bisa berpenghasilan kurang lebih 100 juta/ bulan.

Wah bisa dibayangkan jika seorang lulusan SMP saja bisa mendapatkan gaji yang lebih besar dari gaji seorang PNS hanya dengan menulis artikel di blog, tentu orang yang lebih tinggi lulusannya bisa lebih dari itu dong? Begitulah kira-kira gambaran pemikiran masyarakat awam pada umumnya.

Padahal, jika kita terjun langsung ke dalamnya, semua itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Apa lagi jika tujuan kita dari awal hanya untuk uang.

Uang memang kebutuhan semua orang, tapi jika ngeblog hanya bertujuan untuk uang, bisa dipastikan, dalam hitungan bulan, minggu, bahkan hari, kamu akan langsung berhenti dari ngeblog.

Realita sering kali tidak sesuai bayangan sob. Jadi sebelum kamu terjun ke dunia blogging, ada baiknya kamu pikir ulang agar kamu tidak menyesal nantinya.

Alasan harus berhenti jadi seorang blogger
1. Usaha
Banyak orang bilang ngeblog sangatlah mudah, karena bisa dikerjakan kapanpun dan dimanapun, mirip dengan seorang freelancer, kita bebas mau pilih waktunya kapan kita bisa dan tidak sibuk.  Jadi ngeblog bisa menjadi sarana penambah penghasilan. Sambil sekolah, kuliah, atau kerja kamu bisa tetap ngeblog saat sudah pulang ke rumah.

Semua itu memanglah benar, tapi, ada tapinya. Pekerjaan akan berbanding lurus dengan hasil. Sesuai dengan rumus fisika W=F x S. Dimana usaha merupakan perkalian antara Gaya dan Jarak. Kalau diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bisa dikatakan kita akan berhasil jika kita berusaha, sedang usaha itu membutuhkan energi dan waktu. Jadi jika kita sedikit usaha, maka hasilnyapun akan sedikit pula. 

2. Uang
Banyak contoh yang terjadi di Indonesia maupun dari luar negeri yang sukses hanya karena ngeblog. Untuk itu bisa dipastikan, blog merupakan salah satu ladang untuk mencari uang. Hebatnya lagi, pekerjaan seorang blogger hanyalah duduk manis di depan laptop membuat artikel-artikel bermanfaat yang bisa mempengaruhi pembacanya dan terima gaji setiap bulannya.

Hampir sama seperti orang main tuyul ya? karena tidak keluar rumah kok bisa berpenghasilan? Tidak masuk akal bukan? Ya begitulah pekerjaan seorang blogger. Tapi ingat, tidak segampang itu. Begitu nulis, langsung dibaca banyak orang dan punya gaji yang mahal itu omong kosong. Nyatanya kamu harus nunggu beberapa bulan bahkan bertahun-tahun untuk mendapatkan gaji tetap minimal 1 juta/perbulannya.

Nah, kagetkan? tapi begitulah kenyataannya. Biasanya seorang blogger tidak mendapatkan uang sama sekali malah, karena sedikit ilmu, tidak tau caranya, atau kesulitan menerapkan tutorial ngeblog yang ada di internet atau Youtube. Kalaupun ada paling recehan, dapat 1000 rupiah itu udah syukur-syukur.

Bagi kamu yang masih kekeh ingin ngeblog, kamu harus siap dengan semua ini atau sudahi saja keinginan kamu itu.

3. Waktu
Pada poin pertama sudah saya singgung masalah waktu, memang pekerjaan ini bebas pilih waktu, tapi kalau kamu malas-malasan ya percuma dan sulit untuk berhasil. Akhirnya kamu akan memporsi waktu kamu berjam-jam bahkan sampai lupa makan dan melakukan aktivitas lain di luar rumah. Belum lagi kamu akan dihadapkan pada kenyataan bahwa meskipun sudah memporsir waktu sedimikian banyak tapi penghasilan kamu tidak sesuai harapan. Ujung-ujungnya kamu nyerah dan waktu yang kamu habiskan sebelumnya terbuang sia-sia. Jadi pikir-pikir lagi deh.

4. Kesehatan
Ngeblog menjadikan kamu orang yang suka mnyendiri di kamar dengan memandang layar laptop yang berbahaya buat kesehatan mata kamu. Apalagi karena duduk berjam-jam tanpa diimbangi olahraga, kebugaran fisik kamupun akan terganggu. Niatnya kerja bebas, tapi karena tuntutan uang, kamu harus menghabiskan waktu berharga kamu tanpa teman-teman dan mengorbankan kesehatan mata, badan dan lambung karena sering telat makan.

5. Sulit
Siapa bilang ngeblog itu mudah? Kerjaan kamu tidak hanya menulis, tapi mengerti bahasa pemprograman untuk menghasilkan blog yang menarik, mudah ditelaah, dan ramah di mesin pencarian Google. Apalagi jika dihadapkan pada editing template, pasti butuh waktu yang tidak sebentar untuk mengaturnya agar sesuai dengan yang kamu inginkan. Kamu membutuhkan pengetahuan tentang coding, CSS, HTML, dll. Belum lagi harus buat logo, watermark, ataupun editing foto untuk menigisi gambar ilustrasi bagi yang membahas tentang niche tutorial. Akan ada banyak hal yang harus kamu pelajari. Jadi kalau mental kamu tidak sekeras baja, lebih baik mundur dan urungkan niat untuk jadi seorang blogger.

6. Dosa
Siapa bilang jadi seorang penulis artikel di internet (blogger) tidak terhindar dari dosa? Nyatanya banyak blogger yang melakukan dosa. Dosa di sini maksudnya bukan hanya karena mereka buat blog lendir/ isi konten dewasa ya, kalau ini sih udah jelas dosa jariyah. Tapi kebanyak blogger juga mencuri artikel atau karya orang lain dengan sengaja. Contohnya blog AGC (Auto Generated Content), blog software bajakan, blog penipuan, blog yang berisi provokasi dan berita hoax, blog berisi SARA dan pelecehan seksual, dan masih banyak lagi yang lainnya. Jadi, berhati-hatilah.

Nah, itu baru dosa dalam bidang isi konten blog, belum lagi dosa lupa mengerjakan kewajiban sholat akibat asyik seharian ngeblog. Ingat, itu tidak baik sob.

7. Kesuksesan
Akibat banyak orang yang sukses ngeblog, kamu jadi ikut-ikutan ngeblog. Ingin ikut jejak mereka tanpa pernah tahu kesulitan mereka apa saja. Parahnya lagi kamu ngeblog hanya ingin sukses. Kenapa parah? Makna kesuksesan mayoritas banyak orang adalah mendapatkan penghasilan yang besar. Klalau udah begitu berarti tujuan utama kamu ya uang. Kamu lagi ngejar uang sob, padahal kebanyakan blogger sukses  niat awal  mereka bukan uang, tapi sharing ilmu, sharing pengalaman, dan apa yang mereka kerjakan adalah passion mereka bukan sekedar ikut-ikutan doang.

Kesimpulannya:
1. Jika kamu buat blog hanya karena ingin mendapatkan uang, sudahi angan-angan kamu. Karena ngeblog tidak bisa dijadikan pekerjaan utama bagi seorang pemula. Kamu harus memiliki perkerjaan tetap terlebih dahulu sebelum terjun ke dunia yang satu ini. Saat kamu sudah memiliki pekerjaan utama, maka hasil apapun yang kamu dapat dari sebuah blog tidak akan membuat kamu stress atau berhenti karena putus asa.

2. Ubah niat kamu, yang pada awalnya hanya karena ikut-ikutan dan ingin punya uang banyak, ubah menjadi ngeblog adalah sarana berbagi yang efektif kepada semua orang tanpa pandang bulu, ras, dan agama. Sebab saat kamu menulis, terget pembaca itu mungkin bisa kamu setting, tapi setelah artikel itu kamu publish siapapun bisa melihatnya.

3. Jangan egois. Hanya karena ingin sukses, kamu melakukan berbagai cara nakal, itu egois sob. Kamu tidak bisa seenaknya nyolong karya orang lain. Itu sama saja kamu mendzalimi mereka sob. Kamu sendiri tahu betapa susahnya membuat sebuah karya yang bagus, lalu kenapa kamu justru mengambilnya tanpa izin? Tidakkah kamu bayangkan berapa besar usaha mereka dalam menulis?

4. Jangan menyesatkan. Seorang blogger yang putus asa akan melakukan 2 kemungkinan. Yang pertama berhenti dari membuat artikel dan yang kedua terus memproduksi artikel tapi dengan cara curang. Hanya karena ingin memiliki pageview yang tinggi dia rela membuat berita Hoax yang berisi kebohongan, menyesatkan, bahkan mengadu domba orang lain. Caramu sungguh busuk. Tidakkah kamu berpikir, seberapa besar dampak negatif yang ditimbulkan? Tidak hanya berdampak pada individu masing-masing, tetapi juga berdampak pada bangsa dan negara kita.

Jadi, pikirkan itu baik-baik sebelum kamu memutuskan untuk lanjut atau berhenti sekarang juga.

Kolom Komentar

Centang "Beri tahu saya" supaya ada pemberitahuan melalui email saat kami membalas komentar kamu.

 
Template By Saifullah