Masa Depan Teknologi Otak, Tanam Chips Dalam Otak Manusia?

Masa Depan Teknologi Otak, Chips Dalam Otak Manusia?
Steven Hoffman, CEO dari Founders Space (salah satu dari startup inkubator teratas di dunia) berbicara dalam acara TEDxCEIBS di Shanghai China tahun 2017. Beliau berkeliling dunia mencari teknologi baru. Beliau akan menjelaskan teknologi sangat menarik, yaitu “Masa depan teknologi otak”.
Otak kita dan teknologi pendukungnya sejak ribuan tahun lamanya masih tetap sama, tapi dunia sekitar kita berubah sangat drastis. Otak kita sama saja dengan otak manusia purbakala. Tapi sekarang kita akan ubah otak kita. Kita akan coba mengubahnya dengan teknologi terbaru.

Teknologi EEG dapat mengukur gelombang otakmu. Perangkat ini mampu mengukur tingkat konsentrasimu. Alat ini dapat menggerakkan kursor pada komputermu.

Aplikasinya pada hiburan; pengembang mengerjakannya untuk kontrol pada pc game. Pada ilmu kedokteran; mereka menggunakannya untuk kondisi pasien yang mengalami trauma (PTSD, Post Dramatic Stress Disorder) dll. Di bidang pendidikan; peneliti menggunakannya untuk mengukur konsentrasi murid belajar.

Sekarang, alat EEG dikombinasikan dengan fMRI bisa merekam mimpi seseorang, tapi tidak senyata saat dia bermimpi. Alat tersebut merekam gambar dari mimpi, dan mengidentifikasi apa yang orang itu mimpikan.

Peneliti mencoba memakai alat itu pada kepala seseorang, dan dia bermimpi  hingga bangun lalu menceritakan ingatan mimpinya saat barusan tertidur. Alat itu membaca pola pada otak saat mengingat mimpi orang tersebut. Peneliti menyuruhnya untuk memakai alat tersebut dan saat tidur, alat itu mencocokkan pola yang didapat saat menceritakan ingatan mimpinya dan pola saat orang itu bermimpi kembali.

Teknologi otak tak sampai di situ. Banyak peneliti lain berlomba untuk membuat chip otak. Chip itu mampu di masukkan ke otak tanpa kabel.  Mereka punya seekor monyet yang sakit punggung.  (spinal cord are severe). Monyet itu lumpuh dari pinggang ke bawah, tapi peneliti itu memasukkan chip otak ke otak monyet tersebut. Dan chip 1 lagi di (lower spine). 2 chip itu saling berkomunikasi . Saat chip itu bekerja, monyet itu dapat berjalan kembali. Chip itu sangat luar biasa.

Ada monyet lain yang dipasang chip otak dan dipakaikan kursi roda elektrik. Monyet itu mampu mengendarai kursi roda elektrik tersebut. Pikirkan hal itu. Ada monyet lain yang dipasang chip otak dapat menggerakkan lengan robotik untuk mengambil makanan untuknya. Pikirkan bagaimana jika manusia yang dipasang alat tersebut?

Saat ini ada manusia disabilitas yang memakai chip itu. Chip otak mampu mengembalikan fungsi tubuh yang lumpuh dapat bergerak kembali. Peneliti telah melakukan penelitian chip otak pada tikus. Tikus itu diajari beberapa hal lalu diberi hadiah makanan pada tikus tersebut selama 1 pekan.  Setelah selesai pada tikus itu, chip otak tersebut dibuat salinan berisi data yang didapat didapat dari tikus yang telah diajari. Tiruan chip otak itu dipasang pada tikus lain di lain kota. Chip otak pada dua tikus itu saling terhubung. Kalian tahu, tikus yang baru saja dipasang tiruan chip otak itu mampu melakukan beberapa hal seperti tikus sebelumnya tanpa diajari terlebih dahulu.

Bayangkan apa yang dapat manusia lakukan dengan chip otak tersebut 10 tahun mendatang. Komunikasi antar pikiran manusia dapat terjadi tanpa berbicara, dapat bertukar berita lewat internet tanpa hp. Disaat itu akan sangat kuno jika masih ada yang mengetik hp untuk mencari sesuatu di internet. Dengan teknologi tersebut akan ada banyak hal baik dan buruk terjadi.

Hal buruknya adalah ketika orang jahat yang menggunakan teknologi tersebut. Kita bukan hanya mampu memindahkan berita tapi memindahkan ingatan. Orang yang tak pernah terjun payung, dapat punya pengalaman terjun payung jika teknologi ini ada. Orang akan punya akses ke setiap otak orang di muka bumi. Orang dapat mengunduh pengalaman orang di muka bumi pada dirinya, dan merasakan pengalaman itu seperti pengalaman dirinya sendiri. Sehingga kita tidak dapat membedakan pengalaman kita sendiri dan pengelaman orang lain.

Bayangkan pengetahuan orang terpelajar yang telah bersekolah diunggah pada internet dan orang yang tak pernah sekolah dapat mengunduhnya. Kapasitas penyimpanan seseorang akan sangat tak terbatas karena penyimpanan langsung pada otak kita.

VR (Virtual Reality) yang sekarang hanya dapat memberi informasi lewat mata dan telinga saja. Full VR akan dapat terjadi karena otak kita yang menerima langsung ingatan apa saja yang kita mau. Mimpi yang kalian impikan akan sangat nyata, walaupun mimpi itu sangat tak mungkin terjadi. Mimpi dan kenyataan akan semakin tak ada bedanya.

Sekarang pikirkan kalian adalah jiwa makhluk hidup yang terperangkap dalam tubuh manusia. Tapi saat teknologi chip otak berkembang dan terkoneksi ke internet, kalian akan bisa pergi kemanapun kalian suka, melakukan apapun yang kalian suka, menjadi siapapun yang kalian suka.

Contoh ada robot di Mars, kalian dapat pergi ke Mars dan merasakan sensasi dan pengalaman apa yang terjadi di Mars. Kamu bisa jadi Peneliti favoritmu seperti Elon Musk (Peneliti Teknik saraf otak).  Saat ini mungkin kita hanya punya  5 indera yang dapat kita rasakan,  sedangkan nanti kita akan punya ratusan sensor yang bisa kita rasakan, seperti sensasi sensor infra red, sensor UV, dan seluruh sensor yang terkoneksi di internet di dunia yang sebelumnya kita tak pernah alami sebelumya.

Kita akan hidup pada realitas yang sangat berbeda dibanding sekarang. Seluruh data informasi ingatan dan sensor akan tersaji di internet dengan kecepatan tinggi. Kita akan melangkah lebih jauh seperti memiliki pengalaman hidup di orang lain.

Saat ini jika kita sakit kita saja yang dapat merasa kesakitan itu, tapi nanti kita bisa membagikan rasa sakit itu dan kita bisa merasakan sakit itu tanpa sakit itu ada di tubuh orang yang dibagikan. Kita juga bisa membagikan emosi pada perasaan kita. Manusia tidak akan merasakannya sendiri lagi.

Kita dapat membuat realita kita sendiri. Kita dapat menciptakan ulang sejarah hidup kita. Kita akan jadi layaknya menyatu dengan internet. Inilah tanggung jawab besar kita nanti. Kita terlahir sebagai manusia hidup bermasyarakat  harus berpikir hati – hati tentang ini.

Bayangkan saat ini hp kita bisa dihack oleh orang jahat. Penjahat dapat mencuri akun bank kita, sehingga dapat mencuri uang kita. Tapi tak dapat menyakitimu secara nyata.

Di masa depan, jika otak kita dihack orang jahat, penjahat itu mencurimu secara keseluruhan. Kamu dipaksa memliki ingatan orang yang lain dan menghapus ingatanmu sendiri tanpa seizinmu, penjahat itu dapat mengendalikanmu tanpa kamu sadar kamu dikendalikan. Teknologi membawa kita lebih dekat ke surga tapi membawa kita juga dekat ke neraka. Bayangkanlah itu.
(Harut Marut)
Tulis Komentar