20 Fakta Mengejutkan Cewek Jepang Yang Beda Dengan Cewek Indonesia - Saifullah | My Everything

20 Fakta Mengejutkan Cewek Jepang Yang Beda Dengan Cewek Indonesia

Berbicara tentang cewek Jepang, pasti yang terlintas dipikiranmu adalah cewek imut, putih, cantik, dan menggemaskan, bukan? Jepang memang terkenal dengan cewek imut yang menjadi dambaan para cowok di seluruh dunia. Bahkan mungkin kamu pun termasuk salah satu orang yang punya keinginan memiliki pasangan orang Jepang.

Namun sebelum kamu mendekatinya, kamu harus tahu dulu fakta seputar cewek Jepang yang bakal mengejutkan kamu.

1. Tidak Mandi Pagi

Kebanyakan orang Jepang tidak mandi pagi, mereka mandi hanya sekali dimalam hari setelah pulang kerja.

2. Setiap Hari Keramas

Berbeda dengan orang Indonesia, orang Jepang keramas setiap hari setiap habis mandi.

3. Orang Tua dan Anak Tidak Akrab

Banyak anak Jepang setelah pulang sekolah langsung keluyuran kemana-mana dengan mengenakan pakaian sekolah. Hal ini disebabkan oleh orang tua yang sibuk bekerja. Selain itu  hubungan antara anak dan orang tidak terlalu dekat. Mereka jarang ngobrol dengan orang tuanya. Bahkan ada yang tidak hormat dengan orang tua, dengan memanggil orang tua dengan panggilan yang tidak seharusnya.

4. Suka Bolos Tapi Tetap Pakai Seragam

Di Indonesia, anak yang bolos sekolah biasanya langsung lepas seragam supaya tidak ketahuan. Sedangkan di Jepang, anak yang bolos sekolah tetap pakai seragam bahkan mereka tetap pakai seragam ke Disney Land walaupun tidak sekolah.

5. Cewek Yang Nembak Cowok

Di Indonesia cewek nembak cowok masih terkesan tabu, walaupun faktanya ada lah beberapa cewek yang berani melakukannya. Sedangkan di Jepang cewek nembak cowok itu hal yang biasa. Apalagi saat Valentine's Day, kalau di Amerika hari valentine biasanya cowok-cowok menyiapkan bunga dan cokelat untuk diberikan ke cewek yang dicinta. Berbeda dengan di Jepang, di sini cewek-ceweklah yang ngasih cokelat ke cowok. Bahkan cowoknya berlomba-lomba mendapatkan banyak cokelat dari cewek. Kerjaan para cowok cuma menunggu. Mereka akan ngasih sesuatu ke cewek itu pada saat wait day.

6. Tidak Suka To The Point

Orang Jepang kalau menyampaikan sesuatu suka berbelit (muter-muter), tidak langsung pada intinya.

7. Suka Cowok Indonesia

Fakta yang satu ini mungkin akan membuat hati kamu berbunga-bunga. Bagaimana tidak, cewek Jepang yang terkenal imut dan cantik lebih memilih cowok Indonesia dibanding cowok Jepang. Tentu ada hal yang melatarbelakangi hal tersebut. Mereka tidak melihat dari ketampanan cowoknya, tapi menurut mereka cowok Indonesia lebih pengertian ketimbang cowok Jepang.

Hal tersebut dapat ditemukan di Sapporo, ibu kota Prefektur Hokkaido, Jepang. Banyak orang Indonesia yang tinggal di sana. Cewek Jepang kagum dengan budaya cowok Indonesia, seperti mengantarkan pulang wanita larut malam, membantu pekerjaan rumah tangga sampai rela berjalan kaki sedangkan si wanita naik sepeda. Sifat romantis itulah yang membuat cowok Indonesia punya nilai lebih di mata gadis Jepang.

8. Penduduk Jepang Semakin Berkurang

Anak muda di Jepang malas pacaran dan malas menikah. Mereka tidak ingin mempunyai anak karena mereka menganggap punya anak akan menyusahkan. Seperti yang kita tau orang Jepang itu pekerja keras, bahkan mereka bekerja bisa dari pagi sampai pagi lagi. Jadi otomatis tidak ada waktu buat anaknya.

Meskipun negeri matahari ini terkenal dengan produksi video dewasa. Namun kebanyakan orang Jepang yang sudah berkeluarga tidak melakukan hubungan suami istri. Rata-rata suami dan istri di Jepang itu kerja. Jadi sepulang kerja tubuh mereka sudah dibaluti rasa lelah.

9. Rata-rata Menikah di Usia Tua

Usia menikah yang sering terjadi di Jepang itu saat berumur 30 tahun. Jadi kebanyakan mereka mempunyai anak saat berusia 30-40 tahun. Beda sekali dengan orang Indonesia ya. Di sini nikahnya muda-muda. Umur 25 tahun sudah dianggap tua.

10. Habis Nikah Pisah Kamar

Setelah punya anak, orang tua di Jepang biasanya tidak tidur sekamar lagi. Mereka juga tidak pernah gandengan dan pelukan lagi. Meskipun serumah ya kehidupan mereka biasa-biasa saja, tidak seromantis dan seharmonis di Indonesia.

11. Kelebihan Cewek Jepang

Baik, imut, dan awet muda. Jadi kelebihan cewek Jepang itu rata-rata terletak pada fisiknya yang sangat menarik. Gadis di Jepang selalu tampil trendy, kapanpun dan dimanapun. Bahkan seragam sekolah mereka bisa dibilang sangat fashionable yang bisa membuat kita jatuh cinta pada pandangan pertama. Penampilan merupakan hal yang paling utama bagi wanita di sini. Mereka tidak ingin terlihat jelek dimata orang lain. 

12. Kekurangan Cewek Jepang

Terlalu serius, bercandanya agak kaku, kalau sudah menikah gaji dia dan gaji suaminya untuk dia. Suaminya hanya dikasih uang bulanan.

13. Tidak Suka Kata "Aku Cinta Kamu"

Mereka tidak suka dengan kata "Aku Cinta Kamu", tapi lebih suka dengan kata "Aku Suka Kamu". Mereka menganggap kata "Aku Cinta Kamu" itu terlalu berat dan berlebihan. Beda ya dengan di Indonesia, di sini kita lebih mengharapkan kata Aku Cinta Kamu dari seseorang, karena kata "Aku Suka Kamu" itu cakupannya sangat luas. Bisa diartikan hanya suka sebagai teman, tidak lebih. Bisa juga diartikan hanya mengagumi tanpa ingin menjalin hubungan yang lebih jauh.

14. Tidak Suka Konfirmasi Perteman Orang Tidak Dikenal
Cewek Indonesia itu mudah diajak berteman di sosial media oleh orang yang tidak dikenal. Sedangkan cewek Jepang sulit. Mereka tidak akan mengkonfirmasi pertemanan dari orang yang tidak mereka kenal. Banyak dari mereka takut bertemu orang asing karena tidak bisa bahasanya.

15. Tidak Suka Chat Basa Basi

Mereka tidak suka chat yang tidak punya tujuan, misalnya hanya mengucapkan selamat pagi atau nanya kabar itu anti banget. Bahkan mereka pacaran tidak suka ngobrol dan bertemu setiap hari.

16. Biasa Nelpon Semalaman

Cewek SMP dan SMA di Jepang punya kebiasaan nelpon temannya sampai ketiduran dan sampai bangun lagi.

17. Jarang Pakai Celana Dalam

Peraturan sekolah untuk siswi di Jepang adalah dilarang memakai celana dalam. Meskipun belum diketahui secara jelas alasannya. Kebiasaan jarang pakai celana dalam sudah menjadi hal yang lumrah di sana.

Walaupun mereka dilarang pakai celana dalam, tapi bukan berarti siswa cowoknya bisa semena-mena melakukan pengintipan, apalagi pacaran. Siswa siswi di sana dilarang keras berpacaran di sekolah, bahkan melakukan hal yang romantis pun sangat dikecam oleh para guru. Hal ini dimaksudkan agar mereka fokus belajar.

Kalau di Indonesia bisa dipastikan tidak ada larangan pakai celana dalam ya. Tapi ada kebiasaan buruk yang dilakukan anak sekolah terutama anak cowok untuk tingkat SD samapai SMP. Zaman dulu rata-rata di sekolah ada istilah ngintip celana dalam. Mereka biasanya menggunakan cermin yang diletakkan di sepatu. Kalau sekarang saya kurang tahu apakah kebiasaan itu masih ada atau tidak. Yang jelas tidak baik untuk ditiru.

18. Keperawanan Adalah Aib

Di Jepang, keperawanan seorang gadis merupakan aib yang harus di hindari. Survey menyebutkan bahwa 50% gadis SMA di Jepang sudah tidak perawan lagi. Seperti yang kita tahu, Jepang memiliki industri video porno yang berkembang sangat pesat. Bahkan hasil jual film porno tersebut menjadi penyumbang kedua terbesar untuk penghasilan negara. Jadi tidaklah heran mengapa keperawanan bukan lagi hal yang tabu di negeri Matahari ini. Selain itu kepercayaan akan adanya Tuhan juga menjadi alasan lain mengapa kehidupan mereka sangat bebas.

Kalau di Indonesia kebalikannya, tidak perawan merupakan aib yang harus di tutup-tutupi. Meskipun demikian, fakta menunjukkan kehidupan anak muda di Indonesia sudah mulai terpengaruh budaya luar. Semua itu berawal dari pacaran. Jadi jika tidak ingin melakukan hubungan bebas, hindari pacaran.

19. Jomblo Bukan Masalah

Memang kedengarannya bertolak belakang dengan poin-poin sebelumnya. Tapi ya beginilah faktanya. Keperawanan adalah aib bagi mereka di era saat pertumbuhan ekonomi mereka masih stabil karena pada saat itu walau tidak perawan hidup mereka tetap terjamin. Sedangkan sekarang, menyandang status jomblo bukan suatu masalah besar bagi mereka. Berkat perkembangan zaman masih banyak penduduk Jepang yang menjaga kesuciannya. Bahkan ada yang jones akut.

Survey menunjukkan 40% (2 dari 5) orang Jepang tidak memikirkan masalah percintaan dan hubungan romantis dengan pasangan. Mereka menganggap hubungan percintaan hanyalah mengganggu.

Di dalam drama Jepang banyak kisah yang menggambarkan pemudanya sangat mudah jatuh cinta, padahal orang Jepang itu sulit jatuh cinta. Penduduk jepang itu tidak memiliki ketakutan di masalah percintaan, melainkan pada masalah ekonomi.

20. Memporsir Waktu Untuk Kerja

Akibat ketakutan akan masalah ekonomi, maka jadi tidak heran jika pegawai kantoran biasa bekerja sampai 13 jam dalam sehari. Waktu tidur di rumah jadi sangat singkat. Tidur di kantor dan di tempat umum merupakan perkara biasa yang dinilai baik karena menunjukkan bahwa mereka sudah bekerja keras. Pulang malam sudah menjadi kebiasaan di sini.

Setelah membaca ini, kamu masih mau punya istri orang Jepang?
SHARE:

Jangan lupa berkomentar ya

Centang "Beri tahu saya" supaya ada pemberitahuan melalui email saat kami membalas komentar kamu.

 
Template By Saifullah
Back To Top