7 Alasan Kamu Tidak Akan Pernah Jadi Kaya: Miskin VS Kaya - Saifullah | My Everything

7 Alasan Kamu Tidak Akan Pernah Jadi Kaya: Miskin VS Kaya

Semua orang pasti ingin menjadi orang kaya. Dari setiap orang yang saya kenal, tidak ada seorangpun yang ingin hidup miskin, karena hidup dalam kekurangan tidaklah enak. Tapi masalahnya adalah kamu tidak akan pernah menjadi kaya jika kamu melakukan 7 hal ini:

1. Kebanyakan Menyimpan Uang
Kita diajarkan oleh orang tua kita untuk menyimpan uang yang banyak sebagai bekal masa depan kita nanti. Tapi tahukah kamu bahwa itu merupakan pemikiran yang salah. Hanya orang susahlah yang menyimpan uang, sedangkan orang kaya tidak menyimpan uang, melainkan memancing uang.

Orang kaya punya kebiasaan memutar uangnya. Salah satu caranya dengan membangun usaha atau bisnis. Sebab jika uang disimpan, bisa jadi suatu saat akan terkena inflasi yang membuat nilai uang semakin lama semakin tidak berharga. Bukannya malah nambah justru akan berkurang.

Sebagai contoh orang yang mengansuransikan uangnya untuk pendidikan anak, begitu anaknya sudah besar dan uangnya sudah bisa dicairkan. Eh, malah tidak cukup untuk membiayai keperluan pendidikan anak, karena semakin lama biaya pendidikan semakin meningkat.

Makanya orang kaya lebih sering berpikir cara menambah pemasukan, bukan menabung pemasukan yang ada saat ini. Misalnya kita ingin membeli sebuah mobil, orang miskin biasanya menabung uang mereka sampai mencapai harga mobil tersebut. Padahal hal ini akan memerlukan waktu yang lama untuk mendapatkannya. Belum lagi adanya perubahan kurs yang menyebabkan harga semakin mahal.

Beda halnya dengan orang kaya, mereka memutar uang yang ada dengan membangun usaha baru, agar uang bekerja untuk mereka, sehingga dalam waktu dekat mereka dapat meraih keinginan mereka tanpa menghabiskan uang dari gaji sebelumnya.

2. Hitung-Hitungan Waktu Bekerja
Ini kebiasaan yang sering terjadi ketika seseorang mendapatkan sebuah proyek atau sebuah goal. Kabanyakan orang komplain terhadap pekerjaan mereka; "saya sudah bekerja sampai jam 6 sore, apa yang saya kerjakan tidak mendapatkan hasil, saya sudah lembur", komplain, komplain, dan komplain. 

Sementara orang kaya tidak pernah komplain dengan pekerjaannya, mereka menikmati apa yang mereka kerjaan. Makanya kita harus melakukan apa yang kita sukai agar saat kita mengerjakannya tidak ada rasa malas yang menghambat kerja. 

3. Tidak Tahu Apa Itu Investasi
Investasi itu banyak sekali, misalnya saham, jual beli properti, dan jual beli barang apapun yang memiliki nilai keuntungan. Orang kaya selalu punya cara untuk menghasilkan uang. Tujuan mereka bukan untuk kerja tapi membuat sesuatu yang bisa dikerjakan. Sedangkan orang susah kebanyakan hanya mencari pekerjaan. Sehingga rata-rata orang susah menjadi karyawan, bukan menjadi bos.

4. Membeli Barang yang Tidak Mampu Dibeli
Ini yang sering sekali saya temukan dimana-mana, yaitu membeli barang yang sebetulnya tidak mampu mereka beli. Tahukah kamu, smartphone mahal itu paling laku di Indonesia dan parahnya dibeli dengan harga cicilan. Membeli barang yang tidak begitu penting, yang tidak harus dibeli, dan tidak mampu dibeli. Membeli barang dengan uang yang tidak ada, dan itu selalu terjadi.

Pada akhirnya, jika kamu sudah membeli barang yang tidak begitu kamu butuhkan, besar kemungkinan kamu akan menjual barang yang kamu butuhkan. Semua itu sering diakibatkan rasa gengsi dan ingin terlihat kaya, padahal prilaku ini justru akan menjadikan kamu terhalang menjadi orang kaya.

5. Terlalu Cepat Puas
Setelah sekolah dan kuliah langsung merasa puas dengan pencapaian yang telah diraih. Kemudian berhenti belajar karena menganggap ilmunya sudah tinggi. Padahal sertifikat tidak menjamin kamu menjadi orang kaya. Orang kaya tidak pernah berhenti belajar, karena belajar bisa dari mana saja dan kapan saja. Kalau kita puas dengan hasil belajar dari bangku kuliah, maka siap-siaplah untuk menjadi miskin.

6. Berteman dengan Siapa Saja
Banyak yang beranggapan, orang yang berteman dengan siapa saja itu rendah hati, suka bergaul, punya teman banyak, semua itu salah besar. Orang yang berteman dengan siapa saja hidupnya akan hancur. Orang kaya memilih temannya dan memilih lingkungannya.

Memang seharusnya kita berteman dengan siapa saja, tidak memandang bulu dan sebagainya. Tapi,  Dari 7 orang teman terdekat, kita akan menjadi seperti salah satu teman kita. Artinya, jika salah satu teman terdekat kita jadi orang miskin, kemungkinan besar kita akan menjadi orang miskin. Orang kaya bergaulnya dengan orang kaya. Mengapa? Karena mereka akan belajar dari temannya. Jika teman kamu tidak berguna semuanya, mulai sekarang saatnya ganti teman.

7. Kebanyakan Mikir Masalah
Sebetulnya inilah definisi orang susah. Mereka itu mikirnya masalah, sedangkan orang kaya mikirnya kesempatan. Setiap manusia memang cendrung memikirkan masalah saat tertimpa masalah, padahal setiap masalah pasti ada kesempatan yang akan menjadikan kita naik tingkat.

Sebagai contoh ada orang yang jualan Sprei dan bantal yang tidak laku. Yang dilakukannya hanyalah mengeluh dengan mengatakan,"Aduh, sprei dan bantal saya tidak laku, gimana ini" Padahal saat berjualan dia melihat ada orang jualan es dan gorengan laku sekali. Kenapa tidak pindah jual es atau gorengan saja? Kenapa tidak ubah profesi saja? Bukankah hidup ini selalu berubah? Lalu kenapa masih berkutat pada hal yang jelas-jelas tidak menghasilkan, sedangkan di saat yang sama orang lain mampu menghasilkan banyak dengan pekerjaan yang lain?

Mulailah keluar dari zona nyaman kamu, karena semakin lama kamu berada pada zona nyaman, maka selama itulah hidupmu akan terus begitu. Akhir kata, jika kamu menjadi miskin, jangan mengeluh, namun jika kamu menjadi orang kaya, jangan sombong.
SHARE:

Jangan lupa berkomentar ya

Centang "Beri tahu saya" supaya ada pemberitahuan melalui email saat kami membalas komentar kamu.

 
Template By Saifullah
Back To Top