Benarkah FaceApp Berbahaya?

Benarkah FaceApp Berbahaya?
Netizen Indonesia paling gampang parno terhadap sesuatu yang dimakan mentah-mentah atas nama ini dan itu.  Terkadang Media sendiri bisa jadi menyebarkan hoax. 

Barusan saya membaca info bahaya memasang aplikasi tersebut,  jika bicara dari sudut pandang IT yang saya geluti. 

Semenjak kita mendaftar no HP kita dengan KK dan KTP,  privasi kita selalu dipantau untuk keamanan negara dengan divisi Cyber Intelegent nya. 

Bahkan semenjak kita menggunakan Friendster yang tenar di awal tahun 2006 data privasi kita sudah dipegang oleh perusahaan tersebut. 

Jika memakai FaceApp berbahaya maka semua aplikasi yang kita gunakan adalah bahaya. 

Saya tidak membela FaceApp yang dimiliki Rusia,  saya hanya meluruskan jangan cepat parno. 

Maka antisipasi nya adalah gunakan gadget kita sewajarnya,  jangan menyimpan foto seksi,  video mesum pribadi atau chattingan selingkuhan karena apapun bisa diungkap oleh cracker. 

Ingat info viral beberapa bulan yang lalu ketika MENKOMINFO membatasi jaringan internet di Indonesia maka banyak yang memakai aplikasi VPN. 

Lalu tersebar lah Hoax bahwa VPN bisa meretas ATM banking yang kita pasang di gadget. 

Keamanan perbankan itu sangat kuat, tidak semudah itu bambang 🤣.  VPN itu hanya pemindahan ip address saja yang awalnya kita memakai wilayah Indonesia diganti dengan IP address luar negeri,  kan yang dibatasi di Indonesia bukan luar negeri. 

Oh iya tambahan bedakan antar cracker dan hacker ya,  Hacker maknanya positif adalah orang yang mampu memperbaiki suatu masalah IT sedangkan Cracker bermakna negatif orang yang memiliki kemampuan merusak atau meretas suatu jaringan dan database. 

Semoga bermanfaat. 

Jadi jangan takut ya memasang aplikasi apapun intinya jangan asal pasang atau klik saja jika kita tidak tahu bisa jadi nanti virus atau spam. 

Gunakan aplikasi sebagai kebutuhan kita. (RikiChan)
Buka Komentar