Siapapun Presidennya, Gak Ngaruh !!!

Siapapun presidennya, gak ngaruh !!!
Siapapun presidennya, gak ngaruh jika dia bekerja sendiri. Siapapun presidennya, gak ngaruh jika rakyat yang tidak memilihnya tetap tidak menerima kemenangannya dan tidak membantu tugasnya.

Siapapun presidennya gak ngaruh, jika rakyatnya terus-terusan nyinyir dengan kinerja pemimpinnya.

Apakah berat melepas ketidak-ikhlasan atas kemenangan presiden terpilih ?

Keputusan Mahkamah konstitusi sudah ditetapkan.
Pemenang sudah diumumkan.
Lawan sudah tidak bisa menggugat lagi.
Pendukung lawan sudah tidak bisa mendukung dengan suara lagi.

Nasi telah menjadi bubur.
Tapi bubur pun masih tetap bisa dimakan enak, bukan ?? 
Tinggal mencari cara bagaimana bubur itu bisa menjadi lebih enak jika disantap.

Pun demikian dengan keadaan di negeri tercinta kita ini.
Pemenangan atas pemimpin sudah ditetapkan, ciptakanlah cara bagaimana negeri tercinta ini bisa meraih kemajuan, bukan menciptakan cara agar pemimpin tumbang secepatnya.

Karena, siapapun presidennya gak akan ngaruh jika rakyatnya pun tak berubah.

Berteriak listrik naik, carilah cara bagaimana bisa mengirit listrik.
Tarif tol naik, carilah cara bagaimana bisa turun lagi.
Tiket pesawat naik, cari juga cara bagaimana mengatasi kenaikannya.

Kenapa semua keberatan dengan kenaikan tarif jika gaya hidupmu pun malah semakin tambah naik !?.

Gengsi belanja ke pasar inginnya di mall.
Gengsi nyuci masih dikucek inginnya dimesin cuci
Gengsi hape jadul, inginnya smartphone keluaran terbaru.
Gengsi makan sama ikan asin tumis kangkung, inginnya seafood restoran.
Gengsi naik kendaraan umum inginnya serba pribadi.

Jika gengsimu naik maka jangan keberatan jika semua harga juga ikut naik.

Bukankah harusnya bangga bisa menikmati fasilitas mahal, itu berarti kita punya jiwa kaya.

Ubahlah !!!
Mindset miskin kita menjadi mindset kaya

Bangunlah !!
Bangun kesadaran diri atas kewajiban sebagai rakyat negeri

Bantulah !!! 
Bantulah pemimpin dengan kerja nyata

Buanglah !! 
Keegoisan yang masih tersimpan dalam fikiran.

Berhentilah !!
Ber-nyinyir atas apa yang dilakukan pemimpin.

Siapapun presidennya, gak ngaruh jika rakyatnya tidak membantunya. (Rania Damini)
Buka Komentar