Benar-Benar Kaya atau Pura-Pura Kaya?

Beneran Kaya atau Pura-Pura Kaya?
Saifullah.id - Belakangan ini banyak adegan yang memperlihatkan harus pakai smartphone apa, harus nongkrong dimana, harus mengenakan pakaian apa, dan lain sebagainya yang memperlihatkan hedonisme seseorang.


Apa itu Hedonisme?

hedonisme
Hedonisme adalah pandangan hidup yang menganggap bahwa kesenangan dan kenikmatan materi adalah tujuan utama hidup. Bagi para penganut paham ini, bersenang-senang, pesta-pora, dan pelesiran merupakan tujuan utama hidup, entah itu menyenangkan bagi orang lain atau tidak.

Apakah hal itu salah?

Memang hal itu tidaklah salah, tapi yang salah adalah ketika gaya lebih besar dari kebutuhan dan penghasilan.


Akibat Hedonisme yang kebablasan apa?

hutang
Faktanya, sebagian orang saat ini sering membeli barang yang sebenarnya diluar kemampuannya. Mereka rela kredit barang bahkan berhutang hanya untuk mengikuti trend yang sedang populer.

Ingin dianggap kaya dengan barang mahal dan postingan jalan-jalan ke tempat wisata tapi dibelakangnya bertumpuk hutang dan cicilan yang bila ditagih malah marah-marah dan selalu kabur.

Sesuai dengan hukum Fisika yang mengatakan: "Tekanan berbanding lurus dengan gaya". Jadi, kalau hidupmu penuh tekanan, bisa jadi akibat kamu kebanyakan gaya.


Pola Pikir Orang Kaya dan Pura-Pura Kaya

Pola Pikir Orang Kaya dan Pura-Pura Kaya
Orang yang pura-pura kaya sering berprilaku konsumtif, menghabiskan uang untuk hal sesaat pada hal-hal yang tidak bermanfaat di hari tua. Tujuan mereka agar dinilai "seperti" orang kaya. 

Berbeda jauh dengan orang Kaya yang sesungguhnya, mereka menggunakan uang yang mereka punya untuk berinvestasi ke hal bermanfaat jangka panjang, seperti membangun bisnis, berinvestasi saham, emas, property, dll.


Mencontoh Orang Terkaya di Dunia

ORANG TERKAYA DI DUNIA
Coba kita lihat orang yang masuk dalam Billboard daftar orang terkaya dunia, apa yang mereka pakai?

Warren Buffet, seorang investor kaya, hanya memakai handphone Nokia selama 20 tahun, padahal jika dipikir-pikir beliau bisa membeli smartphone terbaik saat ini.

Mark Zuckerberg, penemu Facebook, dan Steve Jobs, penemu Apple, hanya memakai kaos kemana-mana, padahal dengan kekayaannya bisa saja mereka menggunakan Jas mewah super nyentrik untuk membedakan bahwa mereka super duper kaya dibanding yang lain. Tapi mereka tidak melakukannya.

Bill Gates, penemu Microsoft, hanya memakai kemeja yang rapi dan tidak ada merek dari brand terkenal. Padahal bukan kah mereka bisa memakai pakaian branded?

Kalau di Indonesia, kita mengenal Bob Sadino, pengusaha kaya yang sering kali memakai celana pendek saja. Beliau pernah berkata ,"Kita memakai sesuatu itu untuk kenyamanan, bukan pengakuan."


Pertanyaan

Kalau kalian sendiri, lebih memilih hidup yang mana?

Ayo utarakan pendapat kalian di kolom komentar.

Buka Komentar