Terjemahan Teks Taj Mahal Chapter 4 Task 1 Halaman 58-59 (Reading) Kelas 10

Terjemahan Teks Taj Mahal Chapter 4 Task 1 Halaman 58-59 (Reading) Kelas 10
Saifullah.id
- Reading merupakan salah satu skill yang wajib dimiliki oleh semua siswa dalam belajar bahasa asing, terutama bahasa Inggris. Kemampuan reading yang baik tercermin dari pengucapan kata yang benar sesuai penutur aslinya dan pemahaman isi teks, sehingga mengerti maksud dari bacaan yang sudah di baca.


Untuk mempermudah pemahaman baca ini, tentu saja kita harus tahu arti setiap kalimat dari setiap paragraf yang disuguhkan. Oleh sebab itu, saya akan memberikan terjemahan dari teks Taj Mahal yang ada di buku Bahasa Inggris SMA / SMK / MA / MAK kelas X (sepuluh) Hal 58 sampai 59 untuk meringankan kerja guru maupun siswa di sekolah dan di rumah.

O,ya teksnya akan saya terjemahkan per paragraf agar mudah melihat teks aslinya. Terjemahannya ada di dalam kotak berwarna abu-abu.

  READING  

Task 1:
Read the following text carefully. While reading, think about the similarity or difference between the following text with the previous one about Tanjung Puting National Park.
Bacalah teks berikut dengan seksama. Sambil membaca, coba pikirkan persamaan atau perbedaan teks berikut dengan teks sebelumnya tentang Taman Nasional Tanjung Puting.

Text 2

Terjemahan Teks Taj Mahal Chapter 4 Task 1 Halaman 58-59 (Reading) Kelas 10

Taj Mahal

    Taj Mahal, an epitome of love, is actually a mausoleum. Standing majestically on the banks of River Yamuna, the Taj Mahal is synonymous to love and romance. Taj Mahal was constructed by Mughal Emperor Shah Jahan in the memory of his beloved wife and queen. The name “Taj Mahal” was derived from the name of Shah Jahan’s wife, Mumtaz Mahal, which means crown of palaces
    Taj Mahal, lambang cinta, sebenarnya adalah sebuah makam yang besar dan indah. Berdiri megah di tepi Sungai Yamuna, Taj Mahal identik dengan cinta dan romantisme. Taj Mahal dulu dibangun oleh Kaisar Mughal Shah Jahan untuk mengenang istri dan ratu tercinta. Nama "Taj Mahal" itu berasal dari nama istri Shah Jahan, Mumtaz Mahal, yang artinya mahkota istana

    Taj Mahal represents the finest architectural and artistic achievement. The mausoleum was constructed of pure white marble. The white marble is inlaid with semi-precious stones (including jade, crystal, lapis lazuli, amethyst and turquoise) that form the intricate designs. Its central dome reaches a height of 240 feet (73 meters). The dome is surrounded by four smaller domes. Four slender towers, or minarets, stand at the corners. Inside the mausoleum, an octagonal marble chamber adorned with carvings and semi-precious stones house the false tomb of Mumtaz Mahal. Her actual remains lie below, at garden level.

    Taj Mahal mewakili pencapaian arsitektur dan artistik terbaik. Makam itu dibangun dari marmer yang putih bersih. Marmer putih bertatahkan batu semi mulia (termasuk giok, kristal, lapis lazuli, batu kecubung dan pirus) yang membentuk desain yang rumit. Kubah tengahnya mencapai ketinggian 240 kaki (73 meter). Kubah itu dikelilingi oleh empat kubah yang lebih kecil. Empat menara ramping, atau menara, berdiri di pojok. Di dalam makam, marmer segi delapan ruangan dihiasi dengan ukiran dan batu semi mulia rumah makam palsu Mumtaz Mahal. Jenazahnya yang sebenarnya berbaring di bawah, di tingkat taman.



    Taj Mahal shows shades of magnificent beauty at different time during the day. At dawn when the first rays of the sun hits the dome of this epic monument, it radiates like a heavenly pinkish palace. At daytime, when the sky is bright and clear, the Taj looks milky white. At a moonlit night when the full moon rays fall on the glistening white marble, the cool moon rays reflect back from the white marble and give the Taj Mahal a tinge of blue color. It’s simply breathtaking! With such beauty, no wonder that Taj Mahal becomes one of the the Seven Wonders of the World.

    Taj Mahal menampilkan nuansa keindahan yang luar biasa di waktu yang berbeda di siang hari. Saat fajar saat sinar pertama matahari menyinari kubah monumen epik ini, memancarkan seperti istana surgawi merah muda. Pada siang hari, saat langit cerah dan jelas, Taj tampak putih susu. Di malam bulan purnama saat sinar bulan purnama jatuh di atas marmer putih berkilauan, sinar bulan yang sejuk memantulkan kembali dari marmer putih dan memberi Taj Mahal semburat warna biru. Ini sungguh menakjubkan! Dengan keindahan seperti itu, tak heran Taj Mahal menjadi salah satunya Tujuh Keajaiban Dunia. 
Sources:
http://www.history.com/topics/taj-mahal
http://www.tushky.com/blog/taj-mahal-in-agra/

Untuk Task 2 akan saya bahas di postingan selanjutnya aja ya. Jangan lupa berlangganan artikel terbaru melalui email dengan menekan tombol lonceng di kiri bawah layar. Supaya setiap kali saya upload artikel, kamu akan mendapatkan notifikasi dari email.

Selain soal di atas, kalian juga bisa menemukan pembahasan soal bahasa inggris kelas 10 lainnya dengan menekan ini 👉 PEMBAHASAN SOAL

Buka Komentar