Pengalaman Berinvestasi Di Saham, Pasar Uang, dan Obligasi

Pengalaman Berinvestasi Di Saham, Pasar Uang, dan Obligasi
Saifulah.id
 - Investasi merupakan salah satu cara menyiapkan kebebasan finansial (Financial Freedom) yang baik untuk masa depan. Investasi tidak serta merta tentang tanah, rumah, atau barang langka, melainkan juga bisa dengan saham, pasar uang, dan obligasi.

Banyak sekali platform yang menyediakan tempat untuk siapa saja yang ingin berinvestasi. Bahkan kita bisa mulai investasi mulai dari Rp 10.000 saja.

Tapi, apakah investasi seperti ini benar-benar menguntungkan? Mengingat banyak sekali di sosial media yang menggembor-gemborkan keuntungan mereka dari investasi di sebuah aplikasi.

Saya sempat mencoba investasi di beberapa aplikasi dan membandingkan antara keuntungan investasi dengan beberapa bisnis yang saya jalani.

Awalnya saya mengira investasi ini benar-benar bisa mengubah hidup si miskin menjadi si kaya, tapi setelah beberapa tahun kemudian akhirnya saya mendapat kesimpulan yang layak untuk dibagikan ke siapapun.

INVESTASI VS BISNIS

Disclaimer: Investasi yang akan dibahas di sini seputar saham, pasar uang, dan obligasi.

1. MODAL
Dengan modal yang sama, kita tidak bisa berharap lebih pada investasi. Menurut saya, untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal kita harus punya modal yang besar. Tidak bisa investasi 5 juta hanya sekali.

Saat saya berbisnis dengan modal Rp 5 juta, yang bisa di hasilkan dalam 1 bulan itu minimal bisa dapat Rp 500 ribu. Tapi berbeda dengan investasi, saya hanya dapat kurang lebih 6% per tahun.

Artinya, dalam satu bulan saya hanya mendapatkan ± Rp 25 ribu doang dari investasi, itupun kalau grafiknya lagi naik secara stabil. Sementara terkadang grafik itu suka turun naik terutama pada investasi saham. Kebayang kan perbedaannya?

2. WAKTU
Investasi bukan untuk jangka pendek, manfaatnya baru bisa dirasakan setelah beberapa tahun kedepan. Berbeda dengan bisnis yang memang tujuannya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Artinya, jangan saat kalian investasi, tidak perlu cek keuntungan atau kerugian setiap harinya. Yang perlu kalian lakukan hanyalah memilih tempat investasi yang fundamentalnya bagus dan setor uang yang banyak secara rutin.

3. MERUBAH HIDUP?
Dari miskin jadi kaya dengan investasi sejauh ini tidak bisa saya temukan contohnya. Rata-rata investasi bukan untuk merubah nasib orang miskin jadi kaya, tapi lebih tepatnya menjaga kekayaan dan menggandakannya.

Artinya kita harus tetap bekerja agar mendapatkan uang lebih yang bisa diinvestasikan. Investasi tidak bisa dilakukan jika modalnya dari hutang, atau gadai sesuatu.

Investasi harus berasal dari uang aman, dimana orang miskin sulit mendapatkan uang tersebut. Mau memenuhi kebutuhan hidup aja susah, bagaimana mau investasi dengan modal besar dengan resiko tinggi?

Jadi, selama saya berinvestasi, saya merasa investasi ini hanya cocok untuk mereka yang memang berpenghasilan besar alias orang kaya atau minimal gajinya di atas UMR.

4. YOUTUBER
Tapi banyak youtuber yang bilang hanya dengan modal Rp 300 ribu bisa jadi puluhan juga hanya dalam setahun?

Itu hoax, uang yang puluhan juta itu bukan uang mereka dapat dari keuntungan, melainkan mereka investasi Rp 300 ribunya berkali-kali.

Misal, mereka menyisihkan uang Rp 300 ribu seminggu 2 kali. Jadi kalau sebulan, ada 8 kali mereka menambah modal, kalau setahun berarti ada 96 kali mereka menambahkan uang Rp 300 diakunnya. Kalau kita jumlahkan 96 x Rp 300 = Rp 28.800.000.

Jadi, modal yang mereka keluarkan sebenarnya 28.800.000 dalam setahun. Kalau di akunnya tertera uang 30 jutaan berarti sisanya itu keuntungan. Jadi keuntungannya cuma 1 jutaan pertahun. Tidak cukup untuk biaya hidup perbulan.

Kalau di istilahkan lebih besar modal daripada penghasilan.

KESIMPULAN
Investasi memang wajib dilakukan oleh setiap orang yang memikirkan masa depan yang mudah dan nyaman. Namun, jangan salah kaprah dalam berinvestasi.

Investasi tidak hanya tentang uang, tapi bisa juga tentang skill atau kemampuan, ilmu, pengalaman, dan waktu. Tidak ada uang 1 juta rupiah menjadi 1 milyar yang di dapat hanya dengan bersantai-santai.

Semua butuh proses, pengetahuan, pengalaman, keberanian, dan modal. Ingat modal juga tidak hanya tentang uang, bahkan modal tekad dan keberani pun bisa dilakukan asal sudah diperhitungkan dengan matang.

Daripada berharap uang 1 juta berkembang biak sendirinya, lebih baik cari usaha baru yang bisa dikerjakan agar uang tersebut bisa berputar menghasilkan keuntungan.

Salah satu usaha yang bisa menghasilkan keuntungan yang lebih banyak daripada investasi adalah berjualan pulsa, paket data internet, bayar tagihan listrik, top up diamond games, dll. Untuk mendaftar, silakan tekan disini
Buka Komentar